10.Kode Turing bermotor

kode turing

Touring code atau kode turing merupakan hal yang tidak asing lagi bagi para biker, sebutan bagi pengendara motor/roda dua, karena kode ini sering digunakan manakala mereka melakukan perjalanan secara bersama-sama menuju lokasi tertentu secara beriring-iringan.  Bagi pengguna jalan yang kebetulan berpapasan dengan rombongan/iring-iringan motor ini mungkin akan menyaksikan kode-kode tertentu yang diberikan oleh pimpinan rombongan yang terdepan.

Beberapa kode yang umumnya digunakan dalam kegiatan turing motor adalah seperti berikut:

1. Tangan kiri diangkat ke atas dan dikepal, maksudnya memberikan tanda kepada rombongan turing untuk berhenti.

2. Tangan kiri mengacungkan angka 1 atau 2, maksudnya memberikan tanda kepada rombongan turing untuk membentuk 1 barisan atau 2 barisan.  Angka 1 dibentuk dengan mengacungkan jari telunjuk, sedangkan angka 2 dibentuk dengan mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah.

3. Kaki kiri atau kaki kanan turun, maksudnya memberikan tanda adanya jalanan berlubang di sebelah kiri (kaki kiri turun) dan jalanan berlubang di sebelah kanan (kaki kanan turun).

4. Kedua kaki diturunkan, maksudnya memberitahukan jika didepan ada polisi tidur, jalan tidak rata/bergelombang atau rusak.  So, biker harus menurunkan kecepatan dan lebih berhati-hati.

5. Jari tangan kiri tunjuk arah, maksudnya jika jari tangan kiri menunjuk ke arah kiri berarti aba-aba belok kiri dan jika jari tangan kiri menunjuk ke kanan berarti aba-aba belok kanan.

6. Tangan kiri diangkat, kelima jari dibuka terus diayun-ayun ke depan-belakang, maksudnya memberikan tanda bahwa rombongan mulai maju/bergerak, atau jika sedang melewati persimpangan jalan rombongan tidak berhenti tapi tetap jalan dengan kecepatan konstan.

7. Tangan kiri diangkat, dikepal lalu buka kelima jari (dilakukan berulang-ulang), maksudnya memberikan tanda kepada rombongan untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan.

8. Kedua kaki turun-naik, pergelangan kaki bergerak ke kanan-kiri berulang-ulang, memberikan tanda bahwa jalanan di depan licin, sehingga perlu untuk menurunkan kecepatan dan hati-hati serta tetap mengikuti jalur leader yang didepan.

9. Tangan menunjuk ke arah tangki bensin, maksudnya memberikan tanda saatnya untuk mengisi bahan bakar.

10. Tangan dikepalkan terus dilambaikan ke kiri, memberikan isyarat buat berhenti dan menepi, baik untuk minum atau istirahat…)

#sumber: dari berbagai milis

Iklan

4 Komentar (+add yours?)

  1. samba
    Mei 30, 2012 @ 08:34:04

    Siiip…!! Gear safety

    Balas

  2. tia
    Mei 30, 2012 @ 08:49:21

    Ikuuuuuuttttttt

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: