Tip Mudik ke Kampung berdasarkan jenis Motor

Berdasarkan Jenis Motor

 

Musim mudik memang sudah lewat, tapi apa salahnya saya sharing tentang tips ini. Karena tips ini bisa saja Anda gunakan untuk Anda jika ingin berpergian jauh atau touring bersama-sama teman dengan menggunakan motor. Sebelum Anda berangkat mudik atau touring ada baiknya Anda mengetahui jenis kendaraan, sbb:

Bebek ;

Motor bebek terkenal dengan keiritan konsumsi bahan bakar dan kebandelan mesinnya dan tenaga yang kuat. Sehingga saat ini banyak motor bebek berkualitas tinggi dengan aneka fitur dan teknologi yang canggih. Modelnya pun sangat banyak mulai dari yang berkapasitas 110 cc hingga 135 cc. Misalnya saja Honda punya Revo dan Supra series, Blade atau CS1. Untuk pesaing beratnya, yakni Yamaha menghadirkan Vega ZR, Jupiter Z dan Jupiter MX. Sedangkan dari Suzuki menyediakan Tytan, Shogun series dan Satria F. Serta tak mau ketinggalan dari Kawasaki sendiri ada Athlete dan Edge. Ditambah pabrikan TVS dengan Neo Xi, Neo X3i serta RockZ. Dengan keiritan, kebandelan dan kelincahan motor bebek yang berbeda namun varian ini bisa diandalkan.

Sport ;

Dengan postur yang dimiliki memang cukup besar ditambah mesin dengan yang unggul, jenis sport sangat cocok untuk diajak untuk arus mudik atau touring. Melalui kapasitas mesin yang terbilang besar, motor ini memang sangat layak diandalkan. Untuk kapasitas mesinnya tersedia mulai dari 150cc hingga 250cc (untuk saat ini, kabar yang diisukan akan keluar motor dengan 300cc- 600cc). Jika ingin mencoba dengan motor sport ada beragam pilihan diantaranya Honda Tiger, Mega Pro, V-Ixion, Byson, Scorpio Z, Thunder 125, Kawasaki Ninja 250 R, Ninja KRR, D Tracker, KLX, Pulsar series, XCD 125, Apache RTR, Megelli series dan R 150 VX. Tapi yang menjadi kendala di motor ini adalah tak adanya ruang untuk menyimpan barang bawaan. Tapi untuk mengakalinya Bikes bisa memasang bracket plus box di posisi belakang (menempel pada behel) yang ditemani side box di sisi kiri dan kanan motor.

Matic ;

Yang terakhir, motor tidak bergigi ini menjadi motor idola dimasyarakat untuk saat ini. Apalagi dengan sistem operasionalnya yang mudah yakni tinggal tarik gas dan menarik tuas rem. Kenyamanan berkendara pun ditawarkan varian ini selain itu matic juga punya dek lapang yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang bawaan saat mudik.

Jika kalian berminat silakan memilih ragamnya seperti Mio Sporty, Mio Soul, Xeon, Mio J, Mio Soul GT, Vario, Vario CBS Techno, BeAT, Scoopy, Spin, Skywave, Skydrive atau produk terbaru dari matic dari Viar yakni Vior. Untuk masalah tenaga, matic mampu berlari kencang dan responsif. Hal ini ditunjang kapasitas silender yang tersedia mulai dari 110 cc hingga 125 cc. Dan umumnya matic kebanyakan, varian ini memang cenderung boros untuk bahan bakar kecuali MIO J dan Mio Soul GT, jika Anda dibandingkan dengan motor bebek. Masalah ini memang sudah menjadi ciri khas matic karena sistem operasionalnya yang otomatis.

Setelah saya memberikan informasi tentang jenis kendaraan, kini saatnya clubon memilih kendaraan jenis yang mau Anda gunakan dalam misi pulkam (pulang kampung) atau touring Anda. Setelah sudah dan sesuai dengan keinginan Anda, lakukan persiapan agar kendaraan sehat selama diperjalanan, sbb:

Check up ;

Jangan cuman pengendara saja yang harus check up, kendaraan perlu di check up. Untuk cara yang praktis dan singkatnya, Anda bisa membawa motor ke bengkel langganan terpercaya. Periksa secara menyeluruh motor Anda dan bila ada piranti yang wajib diganti, segera lakukan jangan tanggung-tanggung ganti dengan kualitasnya bagus. Disarankan Anda melakukan servis ini satu minggu sebelum hari H Anda melakukan perjalanan. Hal ini untuk memberi waktu antisipasi bila terjadi sesuatu dengan motor setelah diservis.

Cek kondisi motor

Ketika hari H nya, cek kondisi motor misal dari sistem kelistrikan seperti starter, lampu utama dan lampu sein, lampu belakang dan lampu rem hingga klakson. Lalu, lanjutkan pengecekan pada beberapa komponen mesin sepeda motor, tingkat kekentalan oli, karburator, kampas rem, shock depan dan belakang, gear dan rantai, tekanan angin ban depan dan belakang sampai rem depan dan belakang. Semuanya itu harus bisa diandalkan dan beroperasi secara maksimal.

Barang bawaan

Motor dirancang bukan untuk membawa muatan berlebih selama perjalanan. Dalam buku petunjuk telah ditetapkan berat maksimum yang bisa ditampung oleh kuda besi. Untuk itu, buat clubon yang suka membawa barang bawaan berlebihan plus membawa pasangan dan anak, disarankan jangan mudik dengan motor atau dibatalkan aja rencananya. Karena selain berpengaruh terhadap pengendalian handling, hal ini beresiko kecelakaan. Solusinya dengan menerapkan tempat khusus yang didesain untuk membawa barang, seperti tail box, side box maupun tank bag. Tapi bila clubon memaksa membawa barang bawaan secara manual, usahakan pengaturan dan cara pengikatannya yang benar. Sehingga tidak rawan kecelakaan.

Jika para clubon ada tips lain atau sharing tentang mudik atau touring Anda, bisa reply thread ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: